• SMA PLUS PESANTREN AMANAH
  • Islami Berdayasaing dan Berkeunggulan

Bergerak Kedepan memperbaiki Akhlak

Manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah, sejatinya dilahirkan ke dunia pada awalnya dalam keadaan tidak mengetahui apapun (Q.S an-Nahl: 78).  Dalam keadaan tidak tentu arah tersebut, manusia sebagai subjek di dunia ini diberi oleh Allah potensi supaya manusia dapat memperjelas eksistensinya.  Maka agar menjadi ada eksistensinya di dunia, manusia perlu terlibat dalam aktifitas sehari-harinya agar keberadaannya bisa diakui.

Namun, untuk memperjelas eksistensinya dengan melaksanakan berbagai amal kegiatan, manusia sebagai makhluk juga memerlukan orientasi dari mana dan mau kemana sebagai landasan kenapa dia melakukan aktifitasnya. Oleh karena itu manusia dalam menjalani kehidupannya perlu tuntunan yang menuntun langkah kita agar eksistensi kita terus ada di dunia.  Siapa yang akan menuntun kita manusia itu ? Dia lah orang yang mengetahui seluk beluk dunia ini yang akan mengantarkan manusia tujuan ke arah mana dia akan bergerak, yakni Rasulullah SAW.  Diutusnya  Rasulullah merupakan rahmat atau kasih sayang Allah kepada manusia.

Akhlak adalah perilaku dan sikap yang mencerminkan moral dan etika seseorang. Hal ini meliputi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain, bagaimana ia berbicara, dan bagaimana ia menangani situasi-situasi yang sulit. Akhlak yang baik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan sosial dan spiritual.

Namun, kenyataannya adalah bahwa akhlak yang baik seringkali terabaikan atau diabaikan di tengah-tengah kesibukan dan tekanan kehidupan modern. Masalah seperti kebencian, kecurangan, dan ketidakjujuran semakin banyak terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki akhlak kita agar dapat bergerak maju sebagai individu dan masyarakat yang lebih baik.

Berikut adalah beberapa langkah untuk memperbaiki akhlak kita:

  1. Memiliki kesadaran diri yang lebih baik Untuk memperbaiki akhlak kita, kita perlu mulai dengan mengembangkan kesadaran diri yang lebih baik. Ini berarti kita perlu memperhatikan perilaku kita sehari-hari dan merenungkan cara kita berinteraksi dengan orang lain. Dengan memahami kelemahan kita, kita dapat mengambil tindakan untuk memperbaiki diri kita sendiri.

  2. Menanamkan nilai-nilai moral dan etika Nilai-nilai moral dan etika merupakan fondasi penting dalam memperbaiki akhlak. Kita harus memperkuat nilai-nilai seperti kejujuran, kepercayaan, kerja keras, dan toleransi dalam diri kita sendiri. Dalam melakukan hal ini, kita juga dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

  3. Meningkatkan empati dan belas kasihan Kita juga perlu meningkatkan empati dan belas kasihan terhadap orang lain. Dengan berusaha memahami dan menghargai perasaan dan pandangan orang lain, kita dapat meningkatkan keberhasilan dalam komunikasi dan kerjasama. Hal ini juga dapat membantu kita merespons dan menangani situasi-situasi yang sulit dengan lebih baik.

  4. Berlatih kontrol diri dan sabar Kontrol diri dan kesabaran sangat penting dalam memperbaiki akhlak. Dalam situasi-situasi yang sulit atau penuh tekanan, kita perlu mampu mengontrol emosi dan menjaga ketenangan. Dengan demikian, kita dapat merespons dan menangani situasi tersebut dengan lebih baik.

  5. Mengakui kesalahan dan bertanggung jawab Kita semua membuat kesalahan, dan hal ini adalah bagian dari belajar dan tumbuh. Namun, untuk memperbaiki akhlak kita, kita perlu mampu mengakui kesalahan kita dan bertanggung jawab atas tindakan kita. Dengan melakukan hal ini, kita dapat belajar dari kesalahan kita dan menghindari melakukan kesalahan yang sama di masa depan.

  6. Berusaha meningkatkan diri, yang terakhir kita perlu berusaha terus-menerus untuk meningkatkan diri. Ini bisa dilakukan dengan belajar hal-hal baru, memperluas wawasan kita.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bumi dan Dunia: Sebuah Analogi dalam Perspektif Islam

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata bumi dan dunia yang terkadang digunakan secara bergantian. Namun, dalam konteks spiritual dan ajaran Islam, keduanya memiliki mak

07/08/2025 15:46 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 113 kali
Menyambut Era Artificial Intelligence (AI) di Dunia Pesantren

Mengadaptasi Teknologi Baru untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Pesantren Dunia pesantren, sebagai salah satu bentuk pendidikan tradisional yang kaya akan warisan budaya dan nilai-n

29/08/2024 14:03 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 2455 kali
Kenapa Tidak Bahagia : Karena Menjadikan Allah tidak Satu-Satunya Pesaing dalam Hati

Dalam kehidupan ini, kita sering kali dihadapkan dengan berbagai tantangan dan godaan yang dapat mengganggu ketenangan hati kita. Terkadang, kita terlalu terfokus pada hal-hal duniawi d

15/08/2024 11:06 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 2137 kali
Memahami Makna Mendalam Salam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh adalah salam yang sering diucapkan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Salam ini tidak hanya sebagai sapaan, tetapi memiliki makna yang sangat

12/08/2024 08:47 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 9608 kali
Nikmat Keterbatasan Ilmu Menurut Quran dan Sunnah

Pendahuluan Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, manusia dianugerahi akal dan pikiran yang memungkinkan mereka untuk terus-menerus menggali dan memperluas pengetahuan. Namun, di balik an

05/08/2024 16:08 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 3011 kali
Membedah Keutamaan Ilmu Menurut Quran dan Sunnah

Ilmu adalah harta yang paling berharga yang dimiliki manusia. Dengan ilmu, manusia dapat memahami alam semesta, mengenali Sang Pencipta, dan menjalankan kehidupan dengan baik. Dalam Isl

01/08/2024 13:56 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 1169 kali
Merenungkan Makna dan Filosofi Shalat Berdasarkan Dalil-Dalil Shahih

Shalat merupakan salah satu pilar utama dalam agama Islam. Sebagai umat Muslim, kita diwajibkan untuk melaksanakan shalat lima waktu setiap hari sebagai manifestasi pengabdian dan ketun

01/08/2024 12:32 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 8379 kali
Mudir Pesantren Amanah Tasikmalaya menghadiri kunjungan Grand Syeikh Al-Azhar di PP Muhammadiyah

Kehadiran mudir Pesantren Amanah beserta Wadir, dan Kepala Sekolah SMP-SMA, serta satu orang wakil dari asatidz ke PP Muhammadiyah (11/07/24) adalah dalam rangka memenuhi undangan PP Mu

12/07/2024 08:49 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 1199 kali
Mensucikan Diri dari Penyakit Hati Menurut Quran dan Sunnah

Setiap manusia pasti memiliki hati, baik itu hati secara fisik maupun hati secara rohani. Hati yang sehat dan bersih merupakan pondasi utama bagi seorang muslim dalam menjalani kehidupa

18/04/2024 06:45 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 12163 kali
Mencapai Ketenangan Jiwa Melalui Petunjuk Al-Quran

Dalam kehidupan modern yang penuh dengan kesibukan, tuntutan, dan stres, seringkali kita merasa gelisah, cemas, dan kehilangan ketenangan dalam diri. Padahal, ketenangan jiwa merupakan

15/04/2024 07:12 - Oleh Humas Pesantren Amanah - Dilihat 25107 kali